Terjadinya Gerhana Matahari

Ditulis tanggal 8 Mei 2013 dalam kategori Astronomi

IlmuPengetahuan.Org – Apa itu Gerhana Matahari? Gerhana Matahari terjadi karena sinar Matahari yang menyinari Bumi tertutup oleh Bulan. Untuk urutannya sebagai berikut, Matahari – Bulan – Bumi. Oleh sebab itu, Bumi menjadi gelap karena sinar Matahari tertutup oleh Bulan. Meskipun Bulan lebih kecil ukurannya dari Bumi, namun Bulan dapat melindungi sinar Matahari sepenuhnya karena jarak Bulan ke Bumi rata-rata berjarak 384.400 kilometer, lebih dekat jika dibandingkan Matahari yang memiliki jarak kurang lebih 149.680.000 Kilometer.

Proses Terjadinya Gerhana Matahari

Ada 3 jenis Gerhana Matahari, yaitu: Gerhana Matahari Total, Gerhana Matahari Sebagian, dan Gerhana Matahari Cincin. Berikut ini akan dijelaskan satu per satu dari jenis-jenis gerhana matahari tersebut.

Terjadinya Gerhana Matahari Total - Ilmu PengetahuanGerhana Matahari Total yaitu pada saat gerhana mengalami puncaknya, piringan Matahari tertutup sepenuhnya oleh piringan Bulan. Pada saat itu, Piringan Matahari lebih kecil atau sama besar dengan piringan Bulan. Ukuran piringan Bulan dan Matahari sendiri pun bisa berubah tergantung jarak Bumi ke Bulan dan Bumi ke Matahari.

Terjadinya Gerhana Matahari Sebagian - Ilmu PengetahuanGerhana Matahari Sebagian yaitu pada saat gerhana mengalami puncaknya, piringan Matahari hanya tertutup sebagian oleh piringan Bulan.

Terjadinya Gerhana Matahari Cincin - Ilmu PengetahuanGerhana Matahari Cincin yaitu pada saat gerhana mengalami puncaknya, piringan Matahari hanya tertutup sebagian oleh piringan Bulan. Dan proses gerhana ini terjadi apabila ukuran piringan Matahari lebih besar daripada piringan Bulan. Sehingga menyebabkan ketika piringan Bulan terletak di depan piringan Matahari, tidak seluruhnya piringan Matahari tertutup oleh piringan Bulan. Oleh sebab itu di sekeliling piringan Bulan akan terlihat seperti cincin yang mengeluarkan cahaya.